PEMANCAR TV DIGITAL DVB-T
BERBASIS SOFTWARE
Henri Ervanda – 2207100644
Jurusan Teknik Elektro-FTI, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Kampus ITS, Keputih-Sukolilo, Surabaya-60111
DIGITAL TV
Tampilan renyek atau istilah gambar televisi yang kesemutan tampaknya akan segera tinggal kenangan bagi kita. Ini sudah menjadi prediksi atau mimpi ketika teknologi pertama audio dan video mulai beralih menggunakan sistem digital. Dalam aplikasi yang sebenarnya TV digital telah ada beberapa tahun yang lalu, ditandai dengan perubahan dalam modulasi analog ke sistem TV digital sattelite yang lebih akrab dengan hidangan TV satelit. Televisi digital atau televisi siaran digital adalah jenis yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal video, audio, dan data ke televisi.
Sistem pemancar TV digital dapat direalisasikan berbasis software dan berbasis hardware. Pada sistem pemancar TV digital DVB-Tz berbasis software, sistem menggunakan software untuk mengelola, menghasilkan, proses multiplex dan membuat siaran dalam bentuk MPEG-2 termodulasi OFDM. Pada paper ini akan membahas hasil rancangan sistem pemancar TV digital DVB-T berbasis software dimana dalam prosesnya menggunakan software FFMpeg untuk proses encoding dalam format MPEG-2 TS dan software open caster untuk proses multiplexing. Selanjutnya dilakukan proses pengukuran untuk mengetahui kinerja hasil rancangan. Metode pengukuran yang digunakan adalah pengukuran spektrum RF dan IF dan pengukuran receiver sensitivit
SEJARAH
SEJARAH
Di Jerman, sebuah proyek menggunakan sinyal digital telah dimulai sejak tahun 2003 di Berlin dan 2005 di Munich. Sekarang hampir semua kota besar di Jerman untuk menyiarkan siaran TV digital. Di Amerika Serikat, siaran TV digital untuk memiliki mandat dari Kongres unutk memulai proyek ini pada tahun 2009. Jepang akan memulai siaran TV digital massal pada tahun 2011. Di beberapa negara lain seperti Perancis dan Inggris sudah mulai menghentikan siaran TV analog total. Bagaimana dengan di Indonesia? Pada tanggal 13 Agustus dan kemudian TVRI TV digital disiarkan pertama kali di Indonesia, tampaknya era TV analog akan benar-benar ditinggalkan.
STANDART FORMAT TV digital menggunakan tiga sistem standar, DTV (Digital Television) standar Amerika, DVB-T (Digital Video Broadcasting Terrestrial), standar Eropa dan ISDB-T (Integrated Services Digital Broadcasting Terrestrial) Jepang standar. Indonesia tampaknya akan menggunakan DVB-T.
STANDART FORMAT TV digital menggunakan tiga sistem standar, DTV (Digital Television) standar Amerika, DVB-T (Digital Video Broadcasting Terrestrial), standar Eropa dan ISDB-T (Integrated Services Digital Broadcasting Terrestrial) Jepang standar. Indonesia tampaknya akan menggunakan DVB-T.
PENGGUNAAN TV DIGITAL
Bagaimana televisi bisa menerima siaran digital? Ada dua alternatif yang bisa kita ambil. Pertama, pesawat membutuhkan TV digital baru. Solusi pertama jelas menguntungkan bagi produsen hardware adalah permintaan yang jelas untuk produk TV digital menjadi booming. Kedua, dengan TV lama dengan menambahkan converter atau perangkat adaptor. Ini seperti terjadi di UHF siaran pertama kali muncul, tetapi televisi kuno ada yang tidak memiliki saluran fasilitas. untuk menerina siaran TV digital adalah senagn seperangkat kotak konverter digital untuk menerima siaran TV digital kemudian mengubah ke Analog.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar